Sumber pendanaan anggaran tersebut, papar Plt Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir, berasal dari pendapatan negara atau rupiah murni, pinjaman luar negeri, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Rincian jumlahnya yakni Rp 3,21 triliun rupiah murni, Rp 1,51 triliun pinjaman luar negeri, dan Rp 48,35 miliar PNBP.
Selain itu, Plt Sekejen Tomsi Tohir juga menyampaikan arah kebijakan Kemendagri di tahun depan yang akan berfokus pada sejumlah aspek. Diantaranya adalah pemantapan demokrasi dan stabilitas politik dalam negeri, hukum, dan trantibumlinmas.
Selain itu pengawasan pemerintahan daerah; penguatan desentralisasi dan otonomi daerah; pemantapan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pengelolaan keuangan daerah dan desa; penguatan implementasi digitalisasi dalam pemerintahan daerah; serta peningkatan kualitas aparatur pemerintahan, reformasi birokrasi, dan pemanfaatan strategi kebijakan.
“Kiranya hal tersebut dapat memberikan gambaran singkat terkait pagu anggaran dan rencana kerja dan anggaran lingkungan Kemendagri dan BNPP,” tanda Plt Sekjen Tomsi Tohir.[zul]











