48 Jam Berlalu Exchange Crypto Indodax Belum Dapat diakses, Pengguna Pertanyakan Keamanan Aset
JAKARTA - Platform perdagangan kripto terbesar di Indonesia, Indodax, mengalami gangguan operasional yang telah berlangsung selama lebih dari 48 jam sejak Rabu, 11 September 2024. Layanan yang tidak dapat diakses ini menimbulkan kecemasan di kalanga…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA - Platform perdagangan kripto terbesar di Indonesia, Indodax, mengalami gangguan operasional yang telah berlangsung selama lebih dari 48 jam sejak Rabu, 11 September 2024. Layanan yang tidak dapat diakses ini menimbulkan kecemasan di kalangan pengguna, yang mulai mempertanyakan keamanan aset mereka di bursa tersebut.
Masalah ini bermula setelah serangan siber yang menargetkan hot wallets Indodax, membuat bursa ini terpaksa menghentikan operasional untuk mencegah kerugian lebih besar. Meski demikian, pihak Indodax belum mengumumkan kapan layanan akan kembali normal.
Di media sosial, Indodax sempat mengadakan promosi "giveaway" dengan hadiah 3 juta rupiah per jam sebagai bentuk apresiasi kepada pengguna. Namun, banyak pengguna justru mempertanyakan kejelasan kapan layanan dapat diakses kembali dan bagaimana keamanan aset mereka terjamin.
CEO Indodax, Oscar Darmawan, dalam sebuah video yang diunggah di Instagram, memastikan bahwa pihaknya tengah bekerja sama dengan ahli keamanan siber eksternal untuk melakukan investigasi mendalam terkait insiden ini. "Kami berkomitmen memastikan sistem kembali online tanpa ada risiko keamanan," tegas Oscar, Kamis (12/9/2024).
Ia juga menambahkan bahwa baik aset kripto maupun dana rupiah milik pengguna tetap aman. Dalam waktu dekat, Indodax akan merilis laporan cadangan aset (proof of reserve) untuk memberikan transparansi terkait saldo aset pengguna yang sesuai dengan data di wallet mereka (R-69)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.