Fakta Nasional

Heru Harap Kolaborasi Masyarakat dan Pemuka Agama Berperan Aktif Beri Edukasi Bahaya Judol

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menghadiri pameran kinerja Kejaksaan RI dengan tema “Modern Humanity Educative dan Accessibility” di Terowongan Kendal Stasiun BNI Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (22/…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 23 September 2024 📖 1 menit
Heru Harap Kolaborasi Masyarakat dan Pemuka Agama Berperan Aktif Beri Edukasi Bahaya Judol
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menghadiri pameran kinerja Kejaksaan RI dengan tema "Modern Humanity Educative dan Accessibility" di Terowongan Kendal Stasiun BNI Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (22/9)/Humas Pemprov
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menghadiri pameran kinerja Kejaksaan RI dengan tema “Modern Humanity Educative dan Accessibility” di Terowongan Kendal Stasiun BNI Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (22/09/2024).

Pada kesempatan itu, Heru meminta pemerintah untuk dapat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya judi online atau judol.

Melalui program Jaksa Mengajar, Heru beraharap kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan pemuka agama dapat meningkatkan peran aktif masyarakat dalam membentengi diri dari kegiatan ilegal.

"Pemerintah harus memberikan pemahaman mengenai aturan hukum terkait judi online kepada masyarakat. Kemudian masyarakat memberikan edukasi kepada sesama warga mengenai bahayanya judi online," kata Heru.

Heru mengungkapkan, saat ini Pemprov DKI telah melakukan kampanye melalui berbagai media sosial terkait bahaya judi online guna menyebarluaskan kesadaran akan dampak negatif kegiatan ilegal tersebut.

“Sekarang ini, permasalahannya, judi online terkamuflase. Dia tidak semata-mata seperti judi online pada puluhan tahun lalu,” tandasnya.

“Sekarang terkamuflase dengan permainan online yang sangat singkat dengan janji menggiurkan, mendapatkan keuntungan yang tinggi. Hal ini tidak disadari oleh para pelajar dan tidak diketahui oleh masyarakat,” pungkas Heru menambahkan. [ald]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK