Menurut Taufik, keterbukaan informasi sangat penting bagi perkembangan dunia olahraga.
“Tanpa keterbukaan, olahraga tidak akan berjalan baik. Publik juga harus tahu perkembangan dan informasi terkini. Untuk itu, kami akan terus berbenah secara internal sebelum menyampaikan informasi ke publik,” jelasnya.
Taufik juga mengapresiasi penyelenggaraan Monev Keterbukaan Informasi Publik 2024 oleh KIP, yang dinilainya bermanfaat bagi peningkatan kualitas keterbukaan informasi di kementerian.
Ketua Komisi Informasi Pusat, Donny Yoesgiantoro, turut menegaskan pentingnya komitmen keterbukaan dari para pemimpin badan publik.
“Komitmen pimpinan badan publik sangat penting. Jika pimpinannya sudah komitmen, keterbukaan informasi akan berjalan baik,” jelas Donny.
Ia juga menyebutkan bahwa keterbukaan informasi kini bukan hanya kewajiban, tetapi sudah menjadi kebutuhan di badan-badan publik.
Monev tahun 2024 ini bertujuan untuk mengevaluasi keterbukaan badan publik, di mana pada tahun 2023, KIP mencatat ada 139 badan publik yang dinilai informatif dan 147 yang tidak informatif dari total 372 badan publik yang turut serta dalam Monev tersebut. [dnl]








