Bejo Jahe Merah Hadir dengan Formula Baru, Tangkal Masuk Angin dengan Tidak Angin-Anginan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET — Seperti iklim politik di Indonesia dan Amerika Serikat yang tengah berubah, iklim dan cuaca global di penghujung tahun ini juga menunjukkan gejala yang tidak bisa ditebak dan menuntut perhatian. Di tengah berbagai peruba…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET — Seperti iklim politik di Indonesia dan Amerika Serikat yang tengah berubah, iklim dan cuaca global di penghujung tahun ini juga menunjukkan gejala yang tidak bisa ditebak dan menuntut perhatian. Di tengah berbagai perubahan ini, penting untuk tetap menjaga kesehatan mental dan fisik.
Salah satu penyakit yang sering hadir di tengah perubahan iklim adalah gejala tidak enak badan karena masuk angin. Namun, tidak perlu takut, karena saat ini sudah Bejo Jahe Merah sebagai sahabat yang selalu bisa diandalkan untuk menjaga daya tahan tubuh dan mengatasi masuk angin.
Apa lagi kini ada formula baru yang selian tetap mengandalkan jahe merah sebagai bahan utama, kini diperkaya dengan ekstrak kurma, madu, serta tambahan daun mint, adas, dan cabe jawa untuk efek triple hot yang menyegarkan.
Tak hanya itu, pembaruan juga dilakukan pada kemasan dengan tampilan yang kini lebih modern dengan kemasan berwarna merah, putih dan kuning yang menarik perhatian.
Dokter Elizabeth Angelina, Medical Doctor PT. Bintang Toedjoe menjelaskan mengenai pilihan Bejo menggunakan herbal asli Indonesia. Menurutnya, jahe merah, bahan utama dalam Bejo Jahe Merah, telah lama dikenal di Indonesia sebagai herbal berkhasiat dalam menurunkan inflamasi sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh.
"Sebagai salah satu tanaman asli Asia Tenggara, jahe merah memiliki sejarah panjang dalam pengobatan tradisional, dan berbagai penelitian menunjukkan bahwa jenis jahe ini lebih efektif dibandingkan jahe biasa dalam membantu tubuh melawan inflamasi,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (18/11/2024).
Saat ini, masyarakat semakin peduli terhadap kualitas bahan dan dampaknya terhadap lingkungan. Berbeda dengan produk serupa yang menggunakan bahan impor, Bejo Jahe Merah memanfaatkan jahe merah lokal berkualitas tinggi dari petani Indonesia, mendukung keberlanjutan dan komunitas lokal.
"Produk ini hadir dalam kemasan praktis, ideal untuk kaum urban yang menginginkan solusi kesehatan yang mudah diakses. Bejo dapat dinikmati langsung atau dicampur dengan teh untuk kenikmatan dan manfaat lebih," ungkap dokter Elizabeth.
Sementara itu, Head of Marketing PT. Bintang Toedjoe, Arwin Hutasoit mengungkapkan Selain pembaruan pada formula dan kemasan, Bejo memperkenalkan inisiatif baru: Anti Angin Angin Club, sebuah gerakan untuk mengajak masyarakat menjaga kesehatan fisik dan menikmati hidup aktif tanpa gangguan akibat masuk angin.
Kampanye Anti Angin Angin Club diluncurkan untuk meningkatkan kesadaran akan dampak negatif masuk angin terhadap kesehatan dan produktivitas. Gerakan ini mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan secara praktis dan menyenangkan.
“Bejo Jahe Merah hadir untuk mendampingi generasi sibuk, mereka yang beraktivitas di luar rumah, menghadapi hujan, tantangan sehari-hari, hingga para petualang yang gemar mengeksplorasi alam. Bejo Jahe Merah tak hanya anti angin angin biasa, tapi juga anti angin ribut, anti angin melambai, anti angin ngegas, dan anti angin terjun," kata Arwin Hutasoit.
"Masyarakat yang tidak ingin angin-anginan, sambil melawan masuk angin, bisa ikut bergabung dan mengambil manfaatnya, karena Bejo Jahe Merah bisa dikonsumsi seluruh masyarakat, tanpa memandang IQ. Jadi semua orang bisa memanfaatkannya,” tambahnya.
Selain itu, Arwin Hutasoit juga menyampaikan bahwa pada minggu ketiga November 2024 ini pihaknya akan melakukan egiatan Razia Angin di halte-halte TransJakarta.
"Bersiaplah ketika sedang berada di halte-halte TransJakarta minggu ketiga November 2024, karena akan ada Razia Angin yang akan dilakukan oleh Bejo Police," ungkapnya.
"Di kegiatan seru ini, Bejo Police siap memastikan para pengguna transportasi umum untuk selalu semangat menghadapi kegiatan dari itu dengan bugar, lalu bergabung dalam Anti Angin Angin Club dan menghindari risiko kesehatan akibat masuk angin,” papar Arwin Hutasoit.[zul]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.