“Karena itu, saya tugaskan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bersama Biro Kerja Sama Daerah untuk lebih intens menjalin hubungan dengan ANRI,” ujar Pj Gubernur Teguh.
“Kami siap mendukung peringatan Hari Kearsipan Nasional yang akan dilaksanakan di Jakarta. Hal ini tentu akan memacu semangat kita untuk bersinergi lebih baik lagi dalam menjaga kearsipan di Jakarta,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala ANRI, Imam Gunarto berterima kasih atas dukungan dari Pemprov DKI Jakarta, karena sektor kearsipan di Jakarta mendapat perhatian tinggi, baik di setiap event nasional maupun internasional.
Iman mengungkapkan, pihaknya memiliki berbagai langkah untuk bersinergi dengan Pemprov DKI Jakarta dalam melestarikan arsip, khususnya peristiwa-peristiwa bersejarah di Jakarta.
“Pertama, adalah bagaimana nanti kita bisa berkolaborasi dalam menceritakan tentang Jakarta yang utuh menuju kota global dan itu bisa kita persiapkan arsipnya,” katanya.
Kedua, lanjut dia, nanti bisa kita launching sistem kearsipan di Jakarta yang serba modern, digital, dan terkoneksi dengan sistem kearsipan. Ini bisa menjadi percontohan untuk daerah lain.
“Saya rasa ini layak, karena di Jakarta sekarang sudah peringkat 4 nasional dengan nilai 93,11 poin meraih predikat A terkait pengarsipan,” pungkas Imam.
Selain mengunjungi tempat arsip berupa foto dan dokumen, Pj Gubernur Teguh beserta jajaran juga mengunjungi tempat alat VSC (Video Spectral Comparator) untuk menguji keaslian arsip, MIT Folding Endurance sebagai alat uji ketahanan liputan arsip, dan Tear Tester Elmendorf sebagai alat uji sobek kertas.
Kemudian, Pj Gubernur Teguh juga melihat proses penguatan fisik kertas pada arsip dengan menggunakan tisu Jepang, meninjau ruang pelayanan administrasi arsip, serta menonton video dokumenter peresmian Pasar Senen tempo dulu.[zul]











