HPSLI Dukung Pemerintah Sikat Habis Tambang Pasir Laut Ilegal dan Percepat Izin Optimalisasi Pemanfaatan Sedimentasi Laut Legal Berkelanjutan

Wakil Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Sedimentasi Laut Indonesia (Wasekjen HPSLI), Zulkifli Yusuf/Dokpri.

Ia menegaskan bahwa pendapatan dari ekspor pasir laut ini akan digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Kepulauan Riau.

HPSLI Dorong Penindakan Tegas terhadap Penambangan Ilegal

Selain mendukung kebijakan pemerintah dalam pengelolaan sedimentasi laut, HPSLI juga meminta pemerintah mengambil langkah tegas dalam menindak penambangan pasir laut ilegal.

Mereka mendorong penerapan kebijakan serupa dengan yang telah dilakukan dalam sektor pertambangan ilegal lainnya.

Sebagai organisasi yang mewadahi pengusaha sedimentasi laut, HPSLI juga mengusulkan agar KKP mendukung proyek pendalaman alur untuk kelancaran arus lalu lintas ekonomi di Provinsi Kepulauan Riau.

Beberapa wilayah yang perlu menjadi prioritas dalam proyek strategis nasional (PSN) ini adalah alur Kundur, Moro, dan Combol.

Percepatan Peluang Bisnis untuk Perekonomian Daerah

Zulkifli Yusuf berharap percepatan peluang bisnis dalam sektor sedimentasi laut dapat segera direalisasikan karena memiliki dampak besar terhadap perekonomian nasional serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sebagai putra daerah Kepulauan Riau, ia merasa memiliki tanggung jawab besar untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi wilayahnya.

Setelah bertahun-tahun berupaya mencari peluang di luar daerah, kini ia kembali ke tanah kelahirannya untuk memperjuangkan kepentingan ekonomi lokal melalui HPSLI.[zul]