Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan sektor pariwisata dalam negeri.
Selain penurunan harga tiket, Kementerian Pariwisata juga bekerja sama dengan para pelaku usaha serta pemerintah daerah untuk meningkatkan daya tarik destinasi wisata.
Berbagai event, seperti Aceh Ramadan Festival dan Festival Rakik-Rakik, telah disiapkan guna menyemarakkan suasana Lebaran 2025. Selain itu, Menpar juga mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh pemda agar siap menerima lonjakan wisatawan dengan meningkatkan pelayanan dan fasilitas pendukung.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pariwisata yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi wisatawan.
Dengan serangkaian strategi tersebut, Lebaran 2025 diproyeksikan tidak hanya menjadi momentum mudik, tetapi juga sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan sektor pariwisata domestik.
Kesiapan dan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi periode libur yang sangat dinantikan ini.[dit]
