JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali mengeluarkan informasi penting melalui penerbitan Harga Mineral Acuan (HMA) dan Harga Batu Bara Acuan (HBA) pada pertengahan April 2025.
Salah satu komoditas yang mengalami penurunan signifikan adalah nikel, yang turun menjadi US$ 15.539,69 per ton per 15 April 2025, dibandingkan dengan harga pada awal bulan yang mencapai US$ 16.126,33 per ton.
Perubahan harga ini berdampak langsung pada dinamika pasar mineral logam dan strategi investasi di sektor pertambangan.
Penurunan harga nikel bukan hanya sekadar angka, melainkan juga mencerminkan kondisi pasar global dan domestik yang sedang mengalami penyesuaian.
Keputusan ESDM dalam menetapkan HMA dan HBA sebagai acuan merupakan langkah strategis untuk menjaga kestabilan harga dan melindungi kepentingan pelaku usaha di sektor pertambangan.
Selain itu, harga acuan ini dijadikan dasar perhitungan harga patokan untuk periode kedua bulan April 2025, sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mengelola pasokan dan permintaan mineral.
Penurunan harga nikel menunjukkan adanya penyesuaian dalam pasar akibat penawaran dan permintaan global.






