JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Penampilan DJ kondang Nathalie Holscher di sebuah kelab malam di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, memicu gelombang perbincangan usai rekaman video mendapat saweran miliaran rupiah viral di media sosial.
Banyak warga mempertanyakan kelayakan jumlah hadiah tunai fantastis tersebut di atas panggung hiburan malam, yang dianggap tak selaras dengan norma dan nilai kesopanan setempat.
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, secara terbuka menilai aksi saweran itu tidak mencerminkan etika budaya daerah dan berharap Nathalie menyampaikan permintaan maaf.
Sementara itu, sang DJ bergerak cepat memberikan klarifikasi melalui Instagram Story, mengaku hanya menjalankan tugas profesional dan menganggap saweran sebagai bentuk apresiasi penonton.
Di satu sisi, sebagian penikmat hiburan malam menganggap saweran adalah tradisi apresiasi yang sah, mencerminkan kepuasan atas kualitas performa DJ.
Mereka berargumen bahwa penghargaan berupa uang tunai adalah insentif motivasi bagi pekerja seni, terutama di daerah yang minim spotlight nasional.
Namun, kelompok konservatif menilai besaran saweran hingga miliaran rupiah melampaui batas kesopanan publik, mengancam tatanan sosial, dan berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial.









