Dari segi usia, mayoritas investor masih didominasi generasi muda di bawah 30 tahun (54,47%), kemudian usia 31–40 tahun (24,71%), 41–50 tahun (12,13%), 51–60 tahun (5,62%), dan di atas 60 tahun (2,97%).
Sementara itu, berdasarkan tingkat penghasilan, segmen Rp 10–100 juta per bulan terbesar (46,11%), diikuti di bawah Rp 10 juta (37,63%), Rp 100–500 juta (12,91%), dan di atas Rp 500 juta (3,36%).
Profil ini menunjukkan semakin inklusifnya pasar modal Indonesia, tak hanya didominasi kalangan berpendidikan tinggi atau berpenghasilan besar, namun juga berbagai lapisan masyarakat.
Ke depan, pelaku pasar dan regulator perlu meningkatkan edukasi serta akses teknologi agar penetrasi investasi lebih merata dan mendukung stabilitas pasar.[dit]








