BRIS – Rp 57,45 miliar
MDKA – Rp 35,33 miliar
AADI – Rp 33,27 miliar
GOTO – Rp 24,32 miliar
DEWA – Rp 19,21 miliar
Kenaikan indeks didorong oleh perbaikan sentimen global, terutama pemulihan permintaan komoditas dan optimisme pelaku pasar terhadap kebijakan moneter.
Namun, investor disarankan memantau risiko inflasi domestik serta dinamika suku bunga AS yang dapat memengaruhi aliran modal.
Saham sektor bahan baku dan utilitas diperkirakan masih menarik, seiring momentum proyek infrastruktur dan kebutuhan energi terbarukan.[dit]








