Info Terkini BNPB Tentang Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana Hari Ini di Indonesia

Bencana longsor melanda area tambang galian C di Gunung Kuda, Cirebon, Jawa Barat/Dok. BNPB.

Selain kerusakan bangunan, angin kencang juga menyebabkan 1 orang luka ringan terkena material bangunan.

Satu keluarga yang rumahnya rusak berat saat ini mengungsi ke rumah kerabat. Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Bogor terus berkoordinasi dengan aparat setempat untuk melakukan proses penangan pascabencana.

Sementara itu, pencarian korban longsor di tambang galian C di Kabupaten Cirebon masih dilanjutkan hari ini, Sabtu (31/05/2025).

Hingga hari ini sebanyak 14 orang meninggal dunia telah ditemukan dan telah diserahkan kepada keluarga korban.

Sementara itu menurut Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, terdapat 4 orang dari pihak keluarga yang melaporkan keluarganya yang belum kembali dari proyek galian tambang tersebut.

Untuk mempercepat proses pencarian, beberapa alat berat diturunkan. Police line juga dipasang demi kelancaran proses pencarian.

Dalam rilisnya, memasuki minggu pertama di bulan Juni, BNPB mengimbau kepada masyarakat untuk tetap siaga dan waspada meski di wilayahnya hujan sudah mulai jarang terjadi.

“Perhatikan dan tebang pohon di sekitar tempat tinggal yang rawan tumbang jika terjadi angin kencang untuk mengantisipasi agar kerusakan rumah tidak terjadi,” kata Abdul Muhrai.

Sementara bagi warga yang harus bekerja di sekitar lereng maupun tebing seperti di tambang galian, diharapakan selalu memperhatikan kondisi cuaca serta waspada akan kondisi kontur serta kemiringan tanah di sekitarnya.

“Jika hujan deras terjadi dan tanah gembur, jika memungkinkan segera hentikan pekerjaan dan evakuasi ke tempat yang lebih aman,” tutupnya.[zul]

Exit mobile version