Daerah  

Bantuan Logistik BNPB untuk Korban Banjir dan Longsor Tiba di Kabupaten Nunukan

Penyerahan bantuan logistik dari BNPB untuk korban banjir dan longsor di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara/Dok.BNPB.

Status tanggap darurat ditetapkan selama 14 (empat belas) hari, sejak tanggal 23 Mei 2025 sampai dengan 5 Juni 2025.

Sebelumnya, banjir melanda sembilan kecamatan di Kabupaten Nunukan pascahujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kalimantan Utara pada Rabu (20/5).

Wilayah terdampak banjir antara lain Kecamatan Sembakung, Lumbis, Sembakung Atulai, Sebuku, Krayan, Krayan Barat, Krayan Timur, Krayan Tengah, dan Krayan Selatan. Tinggi muka air saat itu mencapai 180 sentimeter.

Banjir menyebabkan 1.997 KK atau 6.626 jiwa terdampak. Sejumlah kerugian materiil terdata antara lain 1.684 unit rumah terendam, empat unit jembatan rusak berat, serta 22 unit fasilitas umum, tujuh titik jalan, dan 84 petak lahan pertanian terdampak.

Kondisi mutakhir per Senin (2/6/2025), banjir telah berangsur surut. Pemantauan ketinggian permukaan air sungai Sembakung pada Senin pukul 06.30 WIB di Desa Atap, Kecamatan Sembakung terpantau surut jauh dan berada di posisi normal (kurang dari 3m).

“Aktivitas warga masyarakat telah berjalan normal kembali. Demikian pula dengan aktivitas anak sekolah khususnya siswa sekolah dasar yang sempat terhenti karena gedung sekolahnya terendam banjir, mulai hari Senin telah berjalan normal kembali,” terang Abdul Muhari.[zul]