Gejolak Harga Minyak: Konflik Iran–Israel Dongkrak Brent Naik 4,4%

Harga Minyak Mentah Ambruk/(ilustrasi/@pixabay)

Di tengah lonjakan harga, Badan Energi Internasional (IEA) justru merevisi turun proyeksi permintaan dunia sebesar 20.000 barel per hari. Sebaliknya, proyeksi pasokan global naik 200.000 barel per hari, mencapai 1,8 juta barel per hari.

Keseimbangan antara pasokan yang melimpah dan permintaan yang melambat akan menjadi faktor penyeimbang harga, seiring pasar menanti perkembangan konflik di Timur Tengah.

Analisis menunjukkan bahwa walau tanpa gangguan langsung aliran minyak, potensi serangan lanjutan terhadap fasilitas energi Iran atau reaksi keras Teheran dapat memicu lonjakan harga tajam.

Investor dan importir kini musti terus memantau dinamika geopolitik untuk menyesuaikan strategi lindung nilai (hedging) dan anggaran energi nasional.[dit]

Exit mobile version