Sebelumnya, Eko Patrio yang menjabat Sekjen PAN menuai kritik publik setelah mengunggah video parodi di akun TikTok @ekopatriosuper. Dalam video itu, Eko berperan sebagai DJ yang memutar musik “horeg” untuk menyindir kritik publik terhadap sejumlah anggota dewan yang berjoget dalam Sidang Tahunan MPR RI 2025, usai pidato Presiden Prabowo Subianto.
“Biar jogednya lebih keren pakai sound ini aja,” tulis Eko dalam unggahannya. Salah satu anggota dewan yang ikut berjoget adalah Uya Kuya. Belakangan keduanya meminta maaf, namun aksi tersebut dianggap memperkeruh kemarahan publik di tengah isu kenaikan tunjangan DPR.
Aksi protes masyarakat terhadap kenaikan tunjangan anggota DPR berlangsung sejak 25 Agustus, lalu berlanjut pada 28 Agustus. Pada aksi tersebut, seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, meninggal dunia setelah terlindas kendaraan Brimob, yang kemudian memperbesar eskalasi demonstrasi.[zul]









