Fakta Nasional

Pemprov DKI Jamin Stok Beras Jakarta Aman Hingga 82 Hari, Harga Tetap Terkendali

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan ketersediaan beras di ibu kota dalam kondisi aman, dengan harga yang tetap terkontrol. Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP), beras premium be…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 09 September 2025 📖 1 menit
Pemprov DKI Jamin Stok Beras Jakarta Aman Hingga 82 Hari, Harga Tetap Terkendali

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan ketersediaan beras di ibu kota dalam kondisi aman, dengan harga yang tetap terkontrol.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP), beras premium bersubsidi kini dijual Rp 30.000 per kemasan lima kilogram, sementara beras medium SPHP dipasarkan Rp 60.000 per lima kilogram lewat kerja sama dengan Kementerian Pertanian dan Perum Bulog.

“Langkah ini untuk menjaga keterjangkauan harga sekaligus memastikan pasokan pangan pokok bagi warga Jakarta,” ujar Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan Sidabolok, Senin (8/9/2025).

Ia menjelaskan, Pemprov rutin memantau pergerakan harga dan pasokan pangan strategis, baik melalui pengecekan langsung di pasar maupun aplikasi Informasi Pangan Jakarta.

Selain itu, BUMD pangan juga dilibatkan untuk menggelar bazar keliling yang menyediakan beras premium serta kebutuhan pokok lainnya di kantor pemerintahan hingga rumah susun.

Hasudungan menambahkan, sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta, ketersediaan beras subsidi premium tetap dijaga, dengan pengawasan kualitas dilakukan sejak pra hingga pascapasar.

Saat ini, stok beras yang tersimpan di Bulog Divre Jakarta-Banten dan PT Food Station Tjipinang Jaya mencapai 215.336 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan warga selama 82 hari.

Meski demikian, ia mengakui pasokan beras premium ke ritel modern sempat berkurang akibat harga Gabah Kering Panen (GKP) yang menembus Rp 7.000 per kilogram serta fokus Bulog memenuhi kebutuhan nasional.

“Namun distribusi ke pasar tradisional tetap lancar, sehingga masyarakat masih bisa mendapatkan beras premium dengan baik,” jelasnya.[zul]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK