Mitos atau Fakta? Mengungkap Misteri Larangan Duduk di Atas Bantal

Mitos atau Fakta? Mengungkap Misteri Larangan Duduk di Atas Bantal/(pixabay)

Dari sisi kesehatan, alasan larangan ini bisa jadi lebih praktis. Bantal yang digunakan untuk kepala bersentuhan langsung dengan rambut, wajah, bahkan terkadang air liur saat tidur. Mendudukinya dengan pakaian yang mungkin kotor setelah beraktivitas seharian dapat memindahkan kuman dan bakteri ke bantal. Ketika bantal tersebut digunakan kembali untuk tidur, kuman dapat berpindah ke wajah dan berpotensi menyebabkan masalah kulit seperti jerawat atau iritasi. Sementara itu, dalam ajaran agama Islam, tidak ditemukan dalil spesifik yang mengharamkan atau melarang duduk di atas bantal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa larangan ini lebih berakar pada norma kesopanan dan alasan kebersihan, bukan sebuah larangan agama atau mitos yang harus ditakuti.[dit]