Prabowo Instruksikan TNI, Polri, dan Bea Cukai Laksanakan Operasi Skala Besar Berantas Tambang Ilegal di Babel

Presiden Prabowo saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) ke-VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (29/9/2025)/Foto: Detik.

“Ada yang menggunakan kapal, feri, hingga perahu kecil untuk menyelundupkan timah. Semua celah itu kini ditutup. Tidak boleh ada satu pun jalur penyelundupan yang terbuka,” ujarnya.

Prabowo memperkirakan jika penyelundupan berhasil dihentikan, maka negara akan memperoleh pemasukan signifikan.

“Sejak September hingga akhir tahun, kita perkirakan dapat menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp22 triliun. Tahun depan, diproyeksikan angka itu bisa mencapai Rp45 triliun hanya dari dua pulau ini,” paparnya.

Presiden menekankan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya serius pemerintah dalam menjaga kedaulatan sumber daya alam Indonesia serta meningkatkan penerimaan negara untuk kepentingan rakyat.[zul]

Exit mobile version