Menghadirkan 60 peserta pameran dari 10 negara dan 10 IKM, pameran ini menargetkan 15.000 pengunjung. Rangkaian kegiatan juga meliputi Tourism & Entertainment Technology Asia, Broadcast & Media Tech Indonesia, dan Music Indonesia Expo.
Salah satu acara unggulan yakni kompetisi musik “Sound Out Loud”, dengan juri profesional seperti Titi DJ, David Klein, Chandra Darusman, dan Lita Zen, menambah daya tarik industri hiburan nasional yang semakin profesional.
Pameran ALLPack Indonesia 2025
Sebagai pameran terbesar di bidang kemasan dan teknologi pengolahan, ALLPack Indonesia 2025 akan diselenggarakan 21–24 Oktober 2025. Tahun ini, pameran akan diikuti oleh 1.500 peserta dari 30 negara serta menargetkan 75.000 pengunjung.
Rangkaian acara juga melibatkan delapan pameran pendukung, di antaranya ALLPlas Indonesia Expo, ALL Food Technology Indonesia Expo, IPEX – Indonesia Pharmaceutical Expo, dan ALLRecycle Indonesia Expo, menandai semakin terintegrasinya industri pengolahan, farmasi, kosmetik, dan logistik nasional.
Pameran SIAL InterFOOD 2025
Sebagai penutup rangkaian pameran tahun ini, SIAL InterFOOD 2025 akan digelar 12–15 November 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pameran ini menjadi etalase terbesar bagi industri makanan dan minuman di Asia Tenggara, menampilkan 1.500 exhibitor dari 30 negara dan 100 IKM lokal, dengan target 90.000 pengunjung.
Bersamaan dengan itu, akan digelar pula Seafood Show Asia Expo, INAShop Expo, dan All Indonesia CoolTech Expo, memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat inovasi kuliner dan teknologi rantai dingin di kawasan Asia-Pasifik.
Pendaftaran gratis dibuka hingga 15 Oktober 2025 di register.kristaonline.com/visitor/sialinterfood. Setelah itu, tiket akan dikenakan biaya Rp200.000 untuk akses empat hari pameran.
Krista Exhibitions menegaskan bahwa pameran resmi hanya diselenggarakan oleh pihaknya, dan registrasi sah dilakukan hanya melalui tautan resmi tersebut.
Empat pameran internasional ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat daya saing industri nasional, memperluas jejaring ekspor, serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.
“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci. Kami ingin menghadirkan ekosistem yang memadukan inovasi, industri, dan investasi dalam satu panggung,” tutup Daud D. Salim.[bal]











