Berdasarkan kajian TelkomGroup, dampak ekonomi MotoGP Mandalika 2025 diperkirakan mencapai Rp 4,8 triliun, menjadikannya salah satu event olahraga dengan kontribusi ekonomi terbesar di kawasan timur Indonesia.
“Okupansi hotel di Mandalika mencapai lebih dari 95%, meskipun terdapat perlambatan ekonomi global. Sementara jumlah UMKM yang terlibat meningkat dari 60 unit menjadi lebih dari 120 unit,” jelas Andri.
Data InJourney menunjukkan tingkat hunian hotel di kawasan Mandalika mencapai 100%, sedangkan rata-rata okupansi di seluruh Pulau Lombok mencapai 93% selama ajang berlangsung.
Secara terpisah, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan untuk memperkuat infrastruktur pariwisata dan kapasitas akomodasi di kawasan Mandalika, guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi lokal melalui ajang internasional seperti MotoGP.
Upaya pengamanan jaringan dan infrastruktur digital yang dilakukan TelkomGroup menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025, terutama dalam mendukung liputan media nasional maupun internasional secara real-time.
Dengan dukungan teknologi dan infrastruktur yang mumpuni, Telkom berhasil memastikan seluruh rangkaian MotoGP Mandalika 2025 berjalan lancar tanpa gangguan konektivitas—menegaskan perannya sebagai tulang punggung transformasi digital di Indonesia.[zul]
