Dalam unggahannya, Emma Abdullah menulis bahwa seseorang yang mampu menahan diri dari menyindir di media sosial memiliki moral dan etika di atas rata-rata. “Ketika kamu punya masalah dengan seseorang, tetapi kamu berusaha menahan diri agar tidak menyindir lewat sosial media, maka moral dan etikamu sudah diatas rata-rata,” tulisnya. Ia menambahkan bahwa orang yang jiwanya tenang tidak akan gegabah membuka aib orang lain, karena hal itu dapat merugikan diri sendiri di masa depan.
Unggahan tersebut langsung memicu perdebatan di kalangan warganet. Tidak sedikit yang merasa bahwa tulisan Emma Abdullah itu justru merupakan bentuk sindiran terselubung untuk Tasya Farasya. “Lah itu sudah nyindir,” komentar seorang netizen. Banyak pula yang secara terang-terangan membela Tasya Farasya. “Team Tasya,” tulis yang lain. Warganet menilai bahwa status tersebut ironis karena sang pembuat status sendiri dianggap sedang melakukan apa yang ia nasihatkan untuk tidak dilakukan. Situasi ini semakin memanaskan drama perceraian yang sedang dihadapi oleh pasangan yang sebelumnya dikenal harmonis tersebut.[dit]








