Krisis Madagaskar: Presiden Terguling Andry Rajoelina Kehilangan Kewarganegaraan

Krisis Madagaskar: Presiden Terguling Andry Rajoelina Kehilangan Kewarganegaraan/(instagram)

Pemerintah baru merujuk pada bukti bahwa Rajoelina telah mendapatkan kewarganegaraan Prancis pada tahun 2014. Isu dwi kewarganegaraan ini sebenarnya telah menjadi kontroversi besar sejak menjelang pemilu 2023, namun Rajoelina tetap diizinkan mencalonkan diri dan akhirnya menang.

Buntut Kudeta Militer

Andry Rajoelina (51 tahun) digulingkan dari kekuasaannya pada 14 Oktober 2025. Pemakzulan ini terjadi setelah gelombang protes massa besar-besaran melanda ibu kota, Antananarivo. Puncak krisis terjadi ketika unit militer di bawah pimpinan Kolonel Michael Randrianirina menolak perintah untuk membubarkan paksa para demonstran.

Setelah penolakan militer tersebut, Rajoelina menghilang dari pandangan publik dan dilaporkan bersembunyi demi alasan keamanan. Hingga saat ini, keberadaan pasti dari mantan presiden tersebut masih belum diketahui oleh publik.[dit]