Ekspor China Anjlok, Sengketa Dagang AS dan Tekanan Global Jadi Penyebab Utama

Arah Baru Aturan Ekspor Chip AI AS ke China/(ilustrasi/@pixabay)

Penurunan paling tajam terlihat pada data perdagangan dengan AS. Ekspor Tiongkok ke AS anjlok 25,2 persen pada Oktober dibandingkan tahun sebelumnya. Tren negatif ini sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir, dengan penurunan 21,7 persen pada Juli, 33,1 persen pada Agustus, dan 27 persen pada September.

Eskalasi Perang Dagang AS-Tiongkok

Ketegangan perdagangan antara dua raksasa ekonomi ini kembali memanas. Ini dipicu setelah Beijing membatasi ekspor rare earth (unsur tanah jarang), bahan krusial dalam rantai pasokan global yang sebagian besar dikuasai Tiongkok. Sebagai balasan, Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif baru sebesar 100 persen untuk barang-barang Tiongkok mulai 1 November, serta melarang ekspor perangkat lunak penting ke negara itu.

Meskipun Trump dan Presiden Xi Jinping sempat bertemu di Busan, Korea Selatan, pada 30 Oktober dan menunjukkan sikap positif di depan publik, keduanya dilaporkan belum mencapai kesepakatan dalam isu-isu ekonomi utama yang menjadi sumber ketegangan. Data ekspor Oktober ini menjadi bukti nyata dampak perang dagang terhadap perekonomian riil.[dit]

Exit mobile version