Studi Terbaru: Vitamin D Terbukti Berperan Memperlambat Penuaan Seluler

Vitamin D/(pixabay)

Hasilnya sangat signifikan. Kelompok yang rutin mengonsumsi vitamin D ditemukan memiliki panjang telomere sekitar 140 pasangan basa lebih banyak dibandingkan kelompok plasebo. Sebagai perbandingan, telomere manusia umumnya memendek sekitar 460 pasangan basa setiap 10 tahun. “Artinya, efek perlindungan dari vitamin D ini tergolong signifikan dan dapat memperlambat tanda-tanda penuaan seluler,” sebut laporan tersebut.

Dosis Ideal dan Kunci Gaya Hidup Sehat

Meski hasil penelitian ini membuka harapan baru, para ahli mengingatkan agar tidak terburu-buru menganggap vitamin D sebagai “obat umur panjang”. Dosis idealnya masih menjadi perdebatan.

Kebutuhan harian vitamin D yang disarankan umumnya hanya 600 IU untuk orang dewasa di bawah 70 tahun dan 800 IU untuk usia lanjut. Dosis 2.000 IU yang digunakan dalam penelitian ini jauh lebih tinggi dari rekomendasi umum.

Studi lain juga menunjukkan dosis lebih rendah (sekitar 400 IU) sudah cukup membantu sistem imun. Para peneliti menegaskan, kunci utama awet muda tetaplah gaya hidup seimbang. Mengonsumsi makanan bergizi kaya antioksidan (seperti diet Mediterania), olahraga teratur, tidur cukup, mengelola stres, dan menghindari rokok masih menjadi cara paling efektif menjaga kesehatan telomere secara alami.[dit]