Dukung SIAL Interfood 2025, Wamenpar Ni Luh: Jadi Panggung Promosi Global Kuliner Indonesia

Wakil Menteri Pariwisata, Nu Luh Puspa menyampaikan sambutan pada pembukaan SIAL Interfood 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta/Mut-Fkn.

Sementara itu, CEO Krista Exhibitions, Daud D Salim mengungkapkan bahwa pameran yang berlangsung yang digelar untuk ke-26 kalinya ini diikuti oleh lebih dari 1.500 peserta dari 26 negara, termasuk 100 UMKM unggulan Indonesia.

SIAL Intefood menghadirkan beragam produk inovatif, teknologi pengolahan, hingga solusi bisnis terkini di sektor F&B, hotel, restoran, dan bakery.

“Event ini juga diisi dengan beragam kegiatan menarik, seperti cooking demo, pastry & gelato competition, hingga product sampling yang melibatkan lebih dari 1.000 ahli kuliner dan influencer,” kata Daud.

Dia juga menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ini tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga edukatif dan mempererat hubungan antara pelaku industri dengan konsumen.

“Acara ini menjadi wadah strategis bagi para pelaku industri untuk memperkenalkan inovasi, memperluas jaringan bisnis, dan menjalin kemitraan global,” katanya.

Beragam kegiatan asosiasi turut memperkaya agenda, seperti Rakernas GAPI, Seminar IPF, dan Gathering GAPMMI. Tak ketinggalan, dua kompetisi kuliner prestisius, La Cuisine Competition dan ICAB SIROC Competition juga ikut gelar.

La Cuisine Competitonn menghadirkan lebih dari 1.000 peserta dari delapan negara yang dinilai oleh 104 juri nasional dan internasional. Sementaran itu, ICAB SIROC Competition 2025 menghadirkan para barista dan profesional kopi Indonesia.

Sedangkan untuk meningkatkan kompetensi pengusaha penyedia Makanan Bergizi Gratis (MBG), Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) akan menggelar Pelatihan dan Uji Kompetensi Keamanan Pangan Siap Saji. Kegiatan ini bertujuan memperkuat penerapan standar higienitas, kebersihan, dan keamanan pangan agar kualitas makanan yang disajikan tetap memenuhi ketentuan serta layak konsumsi

Sebagai penutup, Innovation & Awarding Night menjadi ajang apresiasi bagi pelaku industri atas inovasi terbaik tahun ini. “Pameran SIAL Interfood 2025 bukan sekadar ajang promosi, melainkan simbol kemajuan dan kolaborasi global industri Mamin Indonesia yang terus memperkuat daya saing di pasar internasional,” pungkas Daud D Salim.[Mutia]