Kedatangan Pedagang Arab dan Munculnya Jejak Awal Islam
Perdagangan kamper yang ramai ini memicu kedatangan rombongan pedagang Arab secara berkelanjutan. Mereka menempuh pelayaran panjang dari Teluk Persia, melewati Sri Lanka, hingga tiba di pantai Barat Sumatra. Kapal-kapal besar mereka berlabuh untuk mengangkut kamper Barus yang bernilai jual tinggi di pasar internasional. Namun, kedatangan mereka tidak hanya bermotif dagang. Seiring berjalannya waktu, para pedagang ini turut membawa dan menyebarkan agama Islam. Barus, bersama Thobri (Lamri) dan Haru, menjadi titik awal Islamisasi di Nusantara. Jejak ini diperkuat dengan adanya kompleks makam kuno Mahligai di Barus, yang memiliki nisan bertanggal abad ke-7 Masehi. Hal ini menguatkan teori bahwa Indonesia telah terhubung dengan jaringan perdagangan Muslim global sejak lama.[dit]











