Menurut Prof. Antonius, manfaat terbesar dari makanan fermentasi terletak pada kandungan mikroorganisme hidupnya. Saat dikonsumsi, mikroorganisme ini tidak hanya mengisi saluran pencernaan dengan bakteri baik, tetapi juga berfungsi sebagai “vaksin alami” dalam dosis sangat kecil. Antigen dari mikroorganisme yang tidak berbahaya ini memberikan paparan pada sistem imun, melatihnya untuk mengenali dan merespons ancaman secara lebih efektif. Sederhananya, makanan fermentasi membantu memacu sel darah putih dan sel imun bekerja lebih baik, membuat tubuh lebih tangguh menghadapi patogen.
Tips Mengonsumsi Tempe untuk Manfaat Maksimal
Meskipun pengolahan yang ekstrem seperti keripik tempe berpotensi mengurangi manfaatnya karena kehilangan banyak bakteri baik, tempe yang diolah secara sederhana seperti direbus, dikukus, atau digoreng biasa (tempe bacem) masih mempertahankan manfaat kesehatan yang signifikan. Penelitian IPB bahkan membandingkan tempe mentah dan kukus, dengan hasil bahwa keduanya tetap jauh lebih unggul dibandingkan kedelai yang belum difermentasi dalam hal pembentukan antibodi. Oleh karena itu, untuk memaksimalkan manfaat, hindari pengolahan yang melibatkan panas sangat tinggi dan berkepanjangan.[dit]










