Menkeu: Perlambatan Ekonomi Awal 2025 Akibat ‘Salah Urus’ Domestik, Bukan Hanya Global

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) saat memberikan keterangan kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Pemerintah berkomitmen menempatkan perwakilan lintas sektor di PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) guna memastikan tata kelola yang transparan dan mencegah praktik monopoli pasar ekspor./(instagram )

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa perlambatan ekonomi Indonesia pada delapan bulan pertama tahun 2025 disebabkan oleh masalah tata kelola di dalam negeri, bukan semata-mata gejolak global. Dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI, Kamis (27/11), Purbaya mengakui adanya “salah urus” dan keterlambatan perbaikan fiskal yang menahan laju pertumbuhan. Dia menegaskan bahwa masalah ini kini telah dibenahi oleh pemerintah.

Pemulihan Terjadi di Kuartal III Didukung Belanja Pemerintah

Purbaya menjelaskan bahwa ekonomi mulai menunjukkan pemulihan signifikan pada Kuartal III 2025 dengan pertumbuhan 5,04% (yoy). Pemulihan ini didorong oleh kuatnya permintaan domestik, kinerja ekspor yang membaik, dan akselerasi belanja pemerintah yang sempat tertahan. Konsumsi pemerintah, yang sebelumnya kontraksi di Kuartal I dan II, naik menjadi 5,5% di Kuartal III, menunjukkan hasil dari perbaikan yang dilakukan.

Exit mobile version