Saat ini, koordinasi penanganan bencana di Aceh lumpuh total karena hampir seluruh wilayah mengalami padam listrik dan tower seluler tumbang. Akibatnya, sinyal telepon dan internet hilang berhari-hari. Sudirman Said melaporkan bahwa bahkan posko aparat seperti Polsek, Koramil, dan Puskesmas tidak memiliki alat komunikasi yang berfungsi, membuat semua tim di lapangan merasa lumpuh.
Permintaan Respons Cepat dari Pusat
Analis komunikasi politik, Hendri Satrio (Hensat), turut mendesak pemerintah pusat untuk cepat tanggap terhadap masalah bencana ini, dan tidak hanya fokus pada isu ekonomi negara. Hensat menekankan bahwa kehadiran dan solusi nyata dari pemerintah pusat sangat diperlukan untuk mencegah isu bencana ini tertutup oleh polemik politik seperti isu PT IMIP. Ia meminta pemerintah segera turun tangan menghadirkan solusi konkret.[dit]











