BNPB Catat Rentetan Banjir dan Cuaca Ekstrem di Sejumlah Daerah Hingga 28 Desember 2025

Banjir melanda permukiman warga di Desa Persiapan Awang, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat/Sumber foto: BPBD Kabupaten Lombok Tengah.

Banjir juga melanda Kabupaten Hulu Sungai Selatan pada Sabtu (27/12), berdampak pada empat kelurahan dan tiga desa di Kecamatan Kandangan dan Loksado. Sebanyak 2.946 unit rumah terdampak. BPBD setempat melakukan evakuasi, pendistribusian bantuan logistik, serta pemantauan lanjutan.

Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah akibat meningkatnya debit sungai sejak Jumat malam (26/12). Banjir dengan ketinggian 1–2 meter merendam permukiman di delapan desa pada empat kecamatan dan berdampak pada 283 kepala keluarga atau 785 jiwa. Hingga Sabtu (27/12), muka air dilaporkan mulai surut di sejumlah titik.

Selain itu, banjir juga melanda Kota Banjarbaru akibat luapan sungai yang menggenangi Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka. Sebanyak 96 kepala keluarga atau 131 jiwa terdampak. Tim Reaksi Cepat BPBD bersama Damkar, Tagana, dan Puskesmas setempat dikerahkan untuk penanganan darurat.

Menanggapi rangkaian bencana tersebut, BNPB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan memantau informasi cuaca dan peringatan dini resmi, menjaga kebersihan lingkungan, serta menyiapkan kebutuhan darurat.

Pemerintah daerah juga diminta memperkuat sistem peringatan dini, kesiapan infrastruktur, serta koordinasi lintas sektor guna meminimalkan risiko dan dampak bencana.[Zul]