JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – TNI bekerja sama dengan Universitas Pertahanan (Unhan) RI melakukan aksi nyata untuk membantu korban bencana di Desa Batu Hula, Kecamatan Batangtoru, Sumatra Utara, 28 Desember 2025.
Mereka menyalurkan mesin penjernih air inovatif yang dirancang khusus untuk mengubah air keruh menjadi air layak konsumsi. Langkah ini diambil guna mengatasi krisis air bersih yang sering terjadi di lokasi pengungsian pascabencana.
Mesin ini menggunakan teknologi canggih yang memanfaatkan tabung filtrasi fiber reinforced plastic (FRP). Sistem di dalamnya terdiri dari berbagai lapisan media seperti karbon aktif untuk menyerap bau dan zat pencemar, serta silika untuk menghaluskan hasil penyaringan.
Proses akhirnya menggunakan sistem reverse osmosis (RO) dan penyinaran ultraviolet (UV) yang menjamin air bebas dari bakteri dan mikroorganisme berbahaya.
Keunggulan utama dari alat ini adalah kapasitas produksinya yang sangat besar, yakni mencapai lebih dari 20.000 liter air bersih per hari. Kepala Desa Batu Hula menyatakan bahwa bantuan ini sangat berarti bagi sekitar 1.700 jiwa yang tinggal di pengungsian.
Fasilitas ini mempermudah warga mendapatkan air minum secara langsung tanpa harus melalui proses perebusan yang memakan waktu dan biaya.
Sinergi antara akademisi dan militer ini membuktikan bahwa inovasi teknologi dapat menjadi solusi krusial dalam manajemen tanggap darurat bencana di Indonesia.[dit]
TNI, Universitas Pertahanan, air bersih, bencana Sumatera Utara, mesin penjernih air, teknologi RO, bantuan kemanusiaan, Batangtoru,











