Namun, Presiden Maduro menyatakan keterbukaan untuk berdialog dan menerima investasi dari Amerika Serikat guna memperbaiki hubungan kedua negara.
Selain masalah di Amerika Latin, gejolak juga terjadi di Iran dan konflik antara Arab Saudi dengan Uni Emirat Arab terkait masalah di Yaman.
Meski risiko geopolitik meningkat, analis melihat harga minyak masih terjebak dalam kisaran stagnan. Pasar meyakini bahwa pasokan minyak akan tetap mencukupi kebutuhan global terlepas dari konflik yang sedang terjadi.[dit]











