Kolaborasi antara program MBG dan UMKM dinilai mampu membangun rantai pasok pangan yang berkelanjutan, sekaligus memberdayakan pelaku usaha kecil agar dapat tumbuh dan berkembang secara ekonomi.
Dadan menegaskan, keterlibatan UMKM juga memastikan ketersediaan bahan pangan berkualitas bagi penerima manfaat.
Lebih lanjut, keberadaan SPPG disebut memberikan peluang ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
“Hingga saat ini, Program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau sekitar 55,1 juta penerima manfaat, yang terdiri dari balita, anak usia sekolah, serta ibu hamil dan menyusui,” ungkap Dadan.
Dia menambahkan, program MBG menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak dan pencegahan stunting, sebagai fondasi menuju terwujudnya generasi emas Indonesia pada tahun 2045.[dit]











