Perangi Korupsi: KPK dan Muhammadiyah Perkuat Pendidikan Karakter
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah untuk memperluas jangkauan pencegahan korupsi. Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), kedua lembaga…
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah untuk memperluas jangkauan pencegahan korupsi.
Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), kedua lembaga sepakat bahwa penegakan hukum saja tidak cukup tanpa dibarengi dengan internalisasi nilai-nilai integritas sejak dini di tengah masyarakat luas.
Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo, menyatakan bahwa Muhammadiyah adalah mitra kunci karena memiliki jutaan pengikut dan ribuan lembaga pendidikan.
Kolaborasi ini akan fokus pada pengembangan kurikulum antikorupsi yang berbasis nilai keagamaan. Dengan menyasar sekolah dan perguruan tinggi, diharapkan lahir generasi baru yang memiliki benteng moral kuat terhadap godaan praktik penyimpangan kekuasaan
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menekankan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah sifat permisif masyarakat terhadap perilaku koruptif. Ia menegaskan bahwa pemberantasan korupsi adalah perang budaya.
Melalui kerja sama ini, kejujuran harus kembali diposisikan sebagai standar moral tertinggi, sehingga tindakan korupsi tidak lagi dipandang lumrah, melainkan sebagai noda sosial yang memalukan.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.