Strategi Lebaran 2026: Pemerintah Siapkan Rp13 Triliun untuk Stimulus Ekonomi
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Menghadapi momentum Ramadan dan Idulfitri 2026, pemerintah Indonesia mengambil langkah proaktif dengan menyiapkan anggaran fantastis sebesar Rp13 triliun. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa dana ju…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Menghadapi momentum Ramadan dan Idulfitri 2026, pemerintah Indonesia mengambil langkah proaktif dengan menyiapkan anggaran fantastis sebesar Rp13 triliun.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa dana jumbo ini dialokasikan untuk memicu daya beli masyarakat sekaligus memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga selama periode libur panjang berlangsung.
"Nanti kami umumkan (target anggarannya). Sudah ada. Kisarannya Rp13 triliun," tuturnya, dilansir dari RMOL pada 31 Januari 2026.
Anggaran tersebut tidak hanya fokus pada satu sektor, melainkan disebar melalui berbagai instrumen kebijakan.
Mulai dari subsidi tarif transportasi hingga penyaluran bantuan sosial (bansos) berupa kebutuhan pokok seperti beras dan minyak goreng.
Pemerintah ingin memastikan bahwa meskipun permintaan pasar meningkat menjelang Lebaran, masyarakat tetap mampu menjangkau kebutuhan dasar tanpa terbebani lonjakan harga yang ekstrem.
Optimisme pemerintah didasarkan pada kesuksesan insentif serupa pada periode Nataru sebelumnya.
Saat itu, sektor perkeretaapian dan penerbangan mencatat lonjakan penumpang yang signifikan berkat skema diskon tiket dan PPN ditanggung pemerintah (DTP).
Dengan anggaran yang kini lebih besar, pemerintah memproyeksikan pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 akan menjadi motor penggerak utama bagi konsumsi rumah tangga secara nasional.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.