Langkah ini secara implisit menunjukkan bahwa perkara tersebut lebih siap ditangani oleh lembaga dengan pendekatan dan kewenangan yang berbeda.
KPK: Dari Data Menuju Dakwaan
KPK kemudian membuka penyidikan resmi. Tersangka diumumkan, kerugian negara dihitung secara sistematis berbasis LHP BPK, dan pendekatan follow the money diterapkan. Hubungan antara kebijakan pembiayaan, pencairan dana, dan manfaat yang diterima pihak tertentu ditelusuri secara komprehensif.
Jumlah tersangka bertambah, klaster diperluas, dan nilai potensi kerugian negara terus berkembang. Untuk pertama kalinya, kasus LPEI benar-benar bergerak menuju ruang sidang, bukan sekadar berhenti sebagai laporan audit atau rilis pemeriksaan saksi.
Soal Debitur Besar dan Disiplin Fakta
Nama-nama debitur besar, termasuk Grup Duniatex, kerap dikaitkan dengan LPEI. Secara fakta, Duniatex memang merupakan debitur LPEI. Namun hingga kini, tidak ada pernyataan resmi bahwa Duniatex menjadi tersangka atau objek penyidikan Kejagung pada 2021–2022, maupun termasuk dalam empat debitur yang datanya diserahkan Menteri Keuangan pada 2024.
Relasi keuangan tidak identik dengan tindak pidana. Justru di titik inilah audit forensik menjadi penting, untuk menilai apakah pembiayaan tersebut sesuai tujuan ekspor nasional atau menyimpan potensi penyimpangan yang belum terungkap. Itu adalah pertanyaan investigatif yang sah, bukan tuduhan.
Dua Fase, Dua Wajah Penegakan Hukum
Kasus LPEI menunjukkan kontras tajam dalam penegakan hukum. Fase Kejagung berhenti pada identifikasi tanpa pengadilan. Fase KPK membangun konstruksi hukum yang membawa audit dan data ke ruang sidang.
Pelajarannya jelas: audit tanpa penegakan hukum hanya akan menjadi arsip, dan penyidikan tanpa persidangan hanya akan menjadi kabar.
Kini, publik menunggu. Apakah perkara LPEI benar-benar dituntaskan hingga menyentuh puluhan korporasi dan puluhan triliun rupiah dana negara, atau kembali menjadi kisah tentang kasus yang pernah disidik—namun nyaris tak pernah diadili?
Narsum: Iskandar Sitorus, Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW).
