“Kita harapkan transportasi multimoda, baik melalui darat, laut, udara, termasuk juga sektor kereta api, ini semuanya siap, baik sarana maupun perasarananya,” kata AHY.
Mitigasi Risiko Kecelakaan
Di samping aspek fisik, pemerintah menekankan pentingnya mitigasi risiko untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Sosialisasi kewaspadaan bagi pengendara terus didorong guna meminimalisir potensi korban jiwa dan kerugian materil selama periode mudik berlangsung.
Koordinasi antara Kementerian Perhubungan, Kepolisian, dan operator jalan tol dipastikan akan diperketat melalui skema rekayasa lalu lintas yang akan diumumkan mendekati hari raya, menyesuaikan dengan dinamika volume kendaraan di lapangan.
Baca Juga: HKA Optimalkan 4 Pelayanan dalam Menyukseskan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025










