Opini  

Jakarta Tanpa Baseline Energi & Air : Ancaman Nyata bagi Daya Saing Investasi

– Risiko pembiayaan ulang (refinancing risk)

 

Dengan kata lain, tanpa baseline, kebijakan menjadi spekulatif – baik bagi pemerintah maupun pelaku usaha.

Transisi Tanpa Ketimpangan

Pergub menekankan transisi air tanah ke air perpipaan. Langkah ini penting untuk menekan penurunan muka tanah dan memastikan keberlanjutan, tetapi jika tidak berbasis data :

– Tidak semua kawasan mendapat pasokan air perpipaan memadai

– Kapasitas pasokan riil mungkin tidak sesuai kebutuhan sektor bisnis

– UMKM dan properti menengah bisa menanggung kenaikan biaya air yang tidak adil

 

Transparansi angka menjadi kunci agar kebijakan Pergub dapat dilaksanakan secara adil dan efektif.

Baseline : Fondasi Roadmap Ekonomi Transisi

Baseline energi & air bukan sekadar laporan teknis. Ia adalah :

– Fondasi roadmap ekonomi transisi

– Instrumen mitigasi risiko investasi

– Sinyal kredibilitas kebijakan

– Dasar skema insentif dan disinsentif

 

TERAS Institute merekomendasikan :

1. Audit intensitas energi dan air untuk seluruh bangunan di atas luasan tertentu

2. Kewajiban benchmarking dan pelaporan tahunan

3. Target pengurangan bertahap (5–10 tahun)

4. Skema insentif fiskal dan pembiayaan hijau

5. Mekanisme pengawasan transparan berbasis dashboard publik

 

Tanpa langkah ini, Jakarta berisiko tertinggal dari kota global yang telah menarik green capital secara efektif.

Pernyataan Sikap TERAS Institute

1. Regulasi efisiensi energi dan air tidak cukup tanpa kepastian target dan roadmap ekonomi terukur

2. Pemerintah daerah harus segera menyusun baseline energi & air bangunan sebagai prasyarat kebijakan transisi

3. Transisi air tanah ke perpipaan wajib disertai simulasi dampak ekonomi lintas sektor

4. Keterlibatan multistakeholder – perbankan, developer, BUMN utilitas, akademisi, dan masyarakat – harus dilembagakan

Jakarta tidak sedang menghadapi sekadar isu teknis lingkungan; kota ini menghadapi risiko struktural terhadap daya saing investasi. Jika ingin tetap relevan dalam peta ekonomi global, transparansi data dan kepastian arah transisi bukan pilihan, melainkan keharusan.

TERAS Institute adalah lembaga kajian dan advokasi pembangunan berkelanjutan yang berkaitan dengan ketahanan pangan, air, energi dan penataan ruang melalui pendekatan Nexus dan kebijakan berbasis data.

Exit mobile version