FAKTANASIONAL.NET – Masalah sampah nasional memerlukan pendekatan teknologi yang lebih presisi dan terdesentralisasi.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, melakukan peninjauan langsung terhadap fasilitas pengolahan sampah berbasis riset di Universitas Islam Bandung (Unisba) guna melihat efektivitas teknologi plasma-assisted, Minggu (15/3/2026).
Teknologi ini dikembangkan untuk memecah senyawa berbahaya pada proses pembakaran residu, sehingga meminimalkan dampak polusi udara yang dihasilkan.
Strategi Desentralisasi: Kelurahan Pilah, Kecamatan Olah
Dalam kunjungannya, Menteri Brian menegaskan bahwa kunci keberhasilan penanganan sampah bukan pada pemusatan di satu titik besar, melainkan pada integrasi pengolahan sejak dari hulu.
Ia memaparkan skema di mana beban residu yang dibakar seharusnya hanya berkisar 10–20% dari total volume sampah jika pemilahan dilakukan dengan benar.







