Efek Perang Timur Tengah, BI Tahan Suku Bunga di Level 4,75 Persen

Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu (15/7/2026) pagi bergerak menguat ke level Rp18.070 per dolar AS menyusul meningkatnya ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga bank sentral AS./Foto : Istimewa

FAKTANASIONAL.NET – Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) di level 4,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada 16–17 Maret 2026.

Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipatif terhadap meningkatnya risiko ketidakpastian global akibat meluasnya konflik bersenjata di Timur Tengah yang melibatkan kekuatan besar dunia.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa narasi penurunan suku bunga kini tidak lagi menjadi prioritas. Dampak perang yang memicu lonjakan harga minyak dunia memaksa BI untuk lebih berhati-hati.

Fokus utama saat ini adalah memastikan inflasi 2026 tetap terjaga dalam sasaran 2,5% serta memperkuat intervensi di pasar valas guna membentengi Rupiah dari arus modal keluar yang masif.

Exit mobile version