Pengawasan Lapangan dan Tindak Tegas Penimbunan
Di sisi hilir, Pertamina tidak bekerja sendiri. Koordinasi intensif dilakukan bersama aparat penegak hukum (APH) dan pemerintah daerah untuk memantau titik-titik distribusi.
Fokus utamanya adalah mencegah praktik ilegal yang memanfaatkan situasi global untuk keuntungan pribadi.
“Pertamina bersama aparat penegak hukum dan Pemerintah Daerah terus melakukan pengawasan di lapangan untuk memastikan distribusi BBM dan LPG berjalan lancar. Kami juga mendukung penegakan hukum terhadap praktik penimbunan maupun penyalahgunaan energi,” tegas Baron.
Ajakan Transisi dan Penghematan Energi
Menghadapi faktor eksternal yang sulit diprediksi, Pertamina mengimbau masyarakat untuk mulai mengubah pola konsumsi energi.
Kesadaran kolektif untuk berhemat dianggap sebagai kunci ketahanan energi nasional yang paling efektif.
Sesuai dengan arahan Presiden, masyarakat juga didorong untuk mulai beralih ke energi alternatif dalam aktivitas harian, seperti penggunaan peralatan listrik untuk keperluan dapur guna mengurangi beban konsumsi LPG.
“Sejalan dengan imbauan Presiden, Pertamina juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menggunakan energi secara bijak sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional,” tutup Baron.
Melalui kombinasi strategi diversifikasi pasokan di hulu dan penghematan di sisi konsumen, pemerintah optimis Indonesia mampu melewati tekanan krisis energi global tahun 2026 ini dengan stabilitas yang terjaga.










