Lebaran di Tengah Perang: Iran Rayakan Idulfitri dan Puji Solidaritas Indonesia
FAKTANASIONAL.NET - Rakyat Iran merayakan Idulfitri 1447 H pada Sabtu (21/3/2026) di bawah bayang-bayang ketegangan militer. Meski wilayah mereka terus dihujani serangan sejak akhir Februari lalu, ribuan umat Muslim di Teheran tetap memadati Masjid…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Rakyat Iran merayakan Idulfitri 1447 H pada Sabtu (21/3/2026) di bawah bayang-bayang ketegangan militer.
Meski wilayah mereka terus dihujani serangan sejak akhir Februari lalu, ribuan umat Muslim di Teheran tetap memadati Masjid Agung Imam Khomeini untuk melaksanakan salat Id.
Di tengah situasi genting ini, Pemerintah Iran menyampaikan apresiasi mendalam kepada negara-negara di Asia Tenggara atas dukungan moral yang diberikan.
Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Indonesia, Malaysia, dan Brunei.
Melalui unggahan di akun X pada Minggu (22/3/2026), Araghchi mengapresiasi sikap tegas negara-negara tersebut dalam mengecam agresi militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel. Bagi rakyat Iran, dukungan dari komunitas internasional di Asia Tenggara memberikan kekuatan moral yang besar di masa sulit.
Perayaan Idulfitri tahun ini terasa sangat berbeda bagi warga Iran karena keterbatasan ruang akibat risiko serangan udara. Televisi pemerintah menayangkan jemaah yang terpaksa salat di area terbuka di berbagai kota seperti Arak, Zahedan, hingga Abadan.
Meski ibu kota terus dibombardir, antusiasme warga untuk menjalankan ibadah tetap tinggi sebagai simbol keteguhan hati di tengah konflik bersenjata yang masih berlangsung.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.