Prediksi Harga ke Depan
Meski pergerakan harga saat ini tampak datar karena aksi ambil untung (profit taking), para pakar meyakini tren jangka panjang tetap mengarah ke atas.
CEO platform perdagangan Moomoo Australia, Michael McCarthy, memprediksi harga akan segera menguji level tertinggi baru.
“Momentum jelas mendukung kenaikan lebih lanjut, dan pengujian level tertinggi baru-baru ini di sekitar 120 dolar adalah skenario realistis minggu ini,” kata Michael McCarthy.
Jika diplomasi gagal dan Selat Hormuz tetap tertutup, pasar memperingatkan potensi lonjakan harga minyak yang bisa menembus angka 130 dolar AS per barel, sebuah level yang akan memberikan tekanan inflasi berat bagi ekonomi global.
