Pada laga pembuka yang dijadwalkan Jumat, 27 Maret 2026, Indonesia akan menantang Saint Kitts and Nevis. Pertandingan ini bukan sekadar laga persahabatan, melainkan panggung pembuktian standar kualitas individu pemain Garuda di level internasional.
Setelah laga pembuka, Indonesia berpotensi besar berhadapan dengan kekuatan Eropa, Bulgaria. Erick Thohir menilai status tuan rumah harus dimanfaatkan secara maksimal lewat dukungan penuh suporter di tribun.
Kehadiran lawan dari konfederasi yang berbeda memberikan pengalaman berharga bagi para pemain untuk beradaptasi dengan gaya main yang lebih fisikal dan taktis.
Jika berhasil menyapu bersih kemenangan di FIFA Series ini, impian untuk melihat Indonesia menembus 100 besar dunia bukan lagi sekadar angan-angan.[dit]
