Wakil Menteri Keuangan, Alexei Moiseev, menengarai bahwa emas kini sering disalahgunakan sebagai pengganti valuta asing dalam transaksi ilegal dan pencucian uang di sektor informal.
Pemerintah Rusia tidak memberikan toleransi bagi pelanggar, kecuali melalui jalur resmi yang sangat terbatas. Ekspor emas dan uang hanya diperbolehkan melalui bandara utama seperti Sheremetyevo dan Domodedovo dengan syarat dokumen asal usul dana yang sangat ketat.
Kebijakan ini merupakan upaya konkret untuk mengembalikan dana sekitar 13,2 miliar Dolar AS yang keluar dari sistem perbankan sejak Januari 2026 akibat maraknya penghindaran pajak dan aktivitas ekonomi bawah tanah.[dit]
