“Bahwa ini ada kekecewaan dari masyarakat. Justru itu adalah bentuk dukungan kepada kami. Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat Indonesia,” ujar Asep.
Ia menambahkan bahwa perhatian besar dari publik berdampak langsung pada akselerasi penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji periode 2023–2024.
Tanpa kawalan masyarakat, Asep menilai proses hukum berisiko berjalan lebih lambat.
“Tanpa dukungan dari masyarakat tentunya hal ini tidak akan terjadi dan mungkin akan lebih lama penanganan perkaranya,” pungkasnya.
Janji Perkembangan Positif Senin Depan
KPK memastikan bahwa penyidikan terus menunjukkan progres yang signifikan. Setelah melakukan pemeriksaan terhadap YCQ, tim penyidik mengklaim telah mengantongi temuan baru yang krusial.
“Hari ini kita bisa mempercepat, kemarin saudara YCQ-nya bisa kita periksa dan hari ini ada perkembangan yang sangat positif yang nanti hari Senin akan kami sampaikan,” kata Asep.
Publik kini menantikan pengumuman resmi pada Senin mendatang untuk mengetahui detail perkembangan terbaru dalam kasus yang menyita perhatian nasional ini.











