Dengan latar belakang karier di industri otomotif nasional, termasuk di PT Astra International Tbk, Denny mengaku memahami pentingnya konsep link and match antara pendidikan dan kebutuhan industri. Hal ini menjadi landasan dalam merancang kurikulum yang berorientasi pada keterampilan praktis dan kebutuhan pasar kerja.
Secara kelembagaan, Aero Astra Akademia telah mengantongi berbagai perizinan resmi serta akreditasi dari lembaga terkait. Institusi ini juga menjalin kerja sama dengan sejumlah hotel berbintang, seperti Hotel Novotel Lampung, Mercure Karawang, hingga jaringan Kagum Group dan Swiss-Belhotel, yang memberikan apresiasi atas kinerja siswa magang mereka.
“Sejumlah siswa berprestasi berpeluang langsung direkrut menjadi karyawan tetap setelah masa magang berakhir. Ini menjadi indikator keberhasilan pendekatan pendidikan berbasis industri yang diterapkan,” ungkap Danny.
Pengakuan juga datang dari pemerintah. Pada November 2022, Wakil Menteri Tenaga Kerja RI Afriansyah Noor meresmikan Kampus II Aero Astra Akademia sekaligus memberikan apresiasi atas kontribusinya dalam mencetak tenaga kerja terampil.
Lebih jauh, Aero Astra Akademia turut mempelopori Gerakan Sekolah Kompeten (GSK) Lampung bersama sejumlah SMA dan SMK di empat kabupaten. Program ini berfokus pada peningkatan kompetensi siswa dan guru melalui berbagai pelatihan, mulai dari barista, kewirausahaan, hingga keterampilan kerja praktis.
“Dengan pendekatan berbasis industri, fasilitas lengkap, serta dukungan jejaring kerja yang luas, Aero Astra Akademia Institute menjadi salah satu model pendidikan vokasi yang menjawab kebutuhan dunia kerja sekaligus mendorong lahirnya wirausaha muda di Lampung,” pungkas Danny.[Mut]







