“Kemudian sertifikasi profesional bagi tenaga pengawas gizi sebagai upaya menjamin kualitas dan integritas program; serta penguatan ekosistem pendukung secara berkelanjutan, mulai dari aspek kelembagaan, pembiayaan, hingga teknologi informasi pengelolaan program,” urai Rivai.
Respons Menko Pangan
Menko Pangan Zulkifli Hasan, yang didampingi oleh Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan, Nani Hendiarti, menyambut positif masukan dari para pelaku usaha tersebut.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta sangat krusial agar program ini tepat sasaran.
“Program Makan Bergizi Gratis adalah program untuk rakyat, dan keberhasilannya membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat, termasuk para pelaku usaha dan pengelola dapur yang bekerja langsung di lapangan,” tegas Zulhas.
Melalui sinergi ini, pemerintah berharap ekosistem pangan Indonesia semakin andal dan transparan, sehingga setiap asupan gizi yang diberikan kepada masyarakat memiliki standar kualitas dan keamanan pangan yang terjamin di seluruh lini.











