Harga Batu Bara Meroket di Awal Mei 2026, Permintaan Asia Jadi Pemicu Utama

Harga Batu Bara Meroket di Awal Mei 2026, Permintaan Asia Jadi Pemicu Utama/(Foto: Pixabay)

Penyesuaian ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi para pelaku usaha pertambangan dalam melakukan transaksi penjualan di pasar internasional.

Secara mendetail, HBA untuk kalori tinggi (6.322 kcal/kg GAR) kini ditetapkan sebesar US$ 106,57 per ton, naik dari posisi sebelumnya US$ 103,43 per ton.

Kenaikan serupa juga terjadi pada kategori HBA I (5.300 kcal/kg GAR) yang kini menyentuh angka US$ 79,56 per ton. Lonjakan ini memberikan sinyal positif bagi devisa negara melalui ekspor komoditas unggulan tersebut.

Sementara itu, untuk kategori kalori rendah, HBA II (4.100 kcal/kg GAR) dipatok pada harga US$ 55,66 per ton, meningkat dari level US$ 52,84 per ton. Terakhir, HBA III dengan kalori 3.400 kcal/kg GAR ditetapkan sebesar US$ 38,76 per ton.

Dengan struktur harga yang lebih tinggi ini, para emiten batu bara diprediksi akan mencatatkan performa keuangan yang lebih baik pada kuartal kedua tahun ini, meskipun tantangan logistik global masih membayangi.[dit]